Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju Tengah terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan daerah yang ramah anak melalui kegiatan pendampingan teknis pengisian evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA).
Kegiatan yang difasilitasi oleh Sekretariat Daerah tersebut dibuka oleh Staf Ahli Bupati, Drs. Sigit Dwi Hastono, dan berlangsung di ruang rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Mamuju Tengah, Senin (4/5/2025).
Dalam sambutannya, Sigit Dwi Hastono menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak. Menurutnya, keberhasilan program Kabupaten Layak Anak tidak hanya menjadi tanggung jawab satu perangkat daerah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha.
Kegiatan ini merupakan bagian dari proses evaluasi nasional KLA yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, yang bertujuan mengukur komitmen serta kinerja pemerintah daerah dalam mengimplementasikan kebijakan perlindungan anak secara terintegrasi dan berkelanjutan.
Evaluasi tersebut mencakup indikator kelembagaan serta lima klaster hak anak, yang menjadi dasar penilaian Kabupaten Layak Anak di daerah.
Dalam pelaksanaannya, pengisian evaluasi mandiri KLA turut didampingi oleh Jeffriansyah DSA yang memberikan arahan teknis terkait mekanisme pengisian instrumen evaluasi, penyusunan data dukung, hingga strategi pemenuhan indikator penilaian.
Sebagai dasar pelaksanaan, pengembangan Kabupaten Layak Anak di Mamuju Tengah mengacu pada Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2024 tentang Kabupaten Layak Anak serta Keputusan Bupati Nomor 15.1 Tahun 2025 tentang Gugus Tugas Pengembangan KLA.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi terkait yang bertanggung jawab terhadap masing-masing klaster penilaian. Para peserta diminta melengkapi dokumen pendukung sesuai indikator agar proses verifikasi dan validasi berjalan optimal.
Selain sebagai pendampingan teknis, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menyamakan persepsi antar-OPD terkait pentingnya pemenuhan hak anak dalam setiap kebijakan pembangunan daerah.
Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan capaian KLA dengan menargetkan predikat Madya sebagai langkah menuju kabupaten yang lebih maju dan ramah anak.
Penilaian KLA sendiri mencakup lima klaster utama, yaitu hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan dan pemanfaatan waktu luang, serta perlindungan khusus anak.
*

