Site icon Mateng Kita

Wabup Mateng Imbau Pemdes Pasang Rambu Larangan Mandi di Sungai

Wakil Bupati Mamuju Tengah, Askary mengimbau pemerintah desa (Pemdes) untuk segera memasang rambu-rambu larangan di sungai yang rawan terhadap predator buaya.

Imbauan ini sekaligus disertai ajakan kepada Pemdes untuk mensosialisasikan bahaya mandi di sungai kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Wabup sebagai langkah antisipasi meningkatnya beberapa waktu terakhir ini adanya beberapa yang meninggal akibat  diserang buaya di aliran sungai di Kabupaten Mamuju Tengah.

“Kami imbau kepada pemerintah desa yang wilayahnya ada sungai, apalagi yang sudah ada korban karena diserang buaya, untuk segera memasang rambu larangan mandi dan bermain di sungai. Tolong juga disosialisasikan ke masyarakat agar tidak mendekati sungai,” kata Askary usai memimpin Rakor Kesiapsiagaan dan Sinergitas Penanganan Kekeringan serta Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Aula A Kantor Bupati. Selasa , (1/9/2029).

karena itu Wabup sampaikan kepada pemerintah dese agar edukasi dan sosialisasi ini harus masif dilakukan  untuk masyarakat kita yang ada di Kabupaten Mamuju Tengah.

“Sosialisasi ini harus masif dilakukan karena kemarin  ada kejadian di tobalang dan Tobadak, kita jalan  kesini masi ada orang yang mandi – mandi  di sungai,” cetusnya.

Askary katakan jika  inilah yang harus kita berikan edukasi, dan hindari dulu yang berpotensi terjadi hal -hal yang kita tidak inginkan.

“Jadi tetap waspada dan siap kemudian kepada  masyarakat untuk berusaha, bekerja dan berdoa mudah – mudahan kondisi ini tidak berlangsung lama, sehingga kita bisa mengantisipasi keadaan ini dengan baik,” tutup Askary (**)

Exit mobile version